Banser NU: Wacana Minta Maaf ke PKI Harus Dihentikan

MediaTangerang.com, - Satkorwil Banser NU Jatim bersama beberapa elemen lainnya menggelar aksi di depan gedung negara Grahadi Surabaya, Rabu (30/9/2015).

Mereka memberikan peringatan Presiden RI Jokowi dan elite pemerintahan agar tidak meminta maaf kepada keluarga eks-Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Permintaan maaf itu haram dilakukan. Ini karena ideologi PKI sangat bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945," tegas Wakil Kepala Satkorwil Banser NU Jatim Syafiq Syauqi dalam orasinya seperti diberitakan BeritaJatim.com.

Pihaknya meminta wacana mendesak Presiden untuk meminta maaf kepada keluarga eks PKI harus dihentikan.

Presiden, kata dia, jangan mau didikte oleh pihak yang mau mengadu domba anak bangsa dan membangkitkan kembali PKI yang oleh pemerintah sudah dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

"Kalau ada pihak yang ingin PKI bangkit, Banser bersama TNI/Polri dan elemen bangsa cinta NKRI siap berada di garda terdepan untuk melawannya," tandasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau seluruh elemen bangsa untuk berperan aktif membentengi generasi muda dari ideologi komunis.

Selain itu, seluruh jajaran Satkorcab Banser NU juga diperintahkan berperan aktif mendeteksi dini gerakan komunis/PKI, simpatisan, beserta simbol-simbolnya di daerah masing-masing.

Pihaknya juga mengintruksikan kepada seluruh jajaran Satkorcab Banser NU se- Jatim untuk melakukan gerakan moral (moral force) untuk menolak bangkitnya komunisme gaya baru.



Posting Komentar

0 Komentar