MediaTangerang.com, - Konsep “smart city” yang dikembangkan oleh Pemkot Tangerang, Banten, menarik perhatian ASEAN Mayor Forum (AMF) sehingga wali kota setempat diminta untuk untuk menjelaskan pembentukan kota cerdas itu.
“Kita didaulat sebagai pembicara terkait smart city itu dalam konferensi SMF di Makassar, Sulawesi Selatan yang dihadri sejumlah wali kota,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah seperti dilansir Antara, Rabu (9/9).
Menurutnya, AMF melihat Kota Tangerang dapat membangun smart city dengan melibatkan peran serta masyarakat di dalamnya, salah satunya keterlibatan komunitas dalam setiap kegiatan pembangunan .
“Konsep smart city yang Kota Tangerang terapkan menitikberatkan pada keterlibatan masyarakat didalamnya, tidak melulu berhubungan dengan pengembangan teknologi informasi, meskipun menjadi salah satu fokus yang dikembangkan,” katanya.
Misalnya, kata dia, terkait kebersihan, ada banyak komunitas yang terlibat didalamnya. Semakin hari semakin banyak yang ingin berbuat untuk Kota Tangerang.”Rasanya Tangerang tidak kekurangan orang-orang cerdas yang tergabung dalam komunitas yang ingin berbuat untuk kota ini. Dukungan mereka jugalah yang buat kota ini semakin lebih baik,” ujarnya.
Untuk itulah, dengan pengalaman yang dimilikinya, wali kota berharap kehadiran dirinya sebagai salah satu narasumber dapat memberikan influence dan juga referensi bagi kota dan kabupaten lain yang ada di ASEAN yang juga ingin menerapkan konsep smart city.
Arief R Wismansyah juga menuturkan apresiasi terhadap pagelaran AMF kali ini. Apalagi tujuan konferensi kali ini, agar kedepan kota dapat memberikan masukan yang berperngaruh terhadap regulasi internasional, sehingga kebijakan kota dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan dunia.
“Saya bersyukur dapat menjadi bagian dari acara ini, saat kedepan dunia dikelola oleh kota, kita semua ingin membangun kota masing - masing agar semakin dipandang oleh dunia luar, jadi kenapa kita tidak mulai dari kota kita sendiri,” katanya.
Wali Kota Tangerang menjadi narasumber bersama Wali Kota Seberang Perai Malaysia dan Walikota Mumbai India. Ketiganya akan membahas topik kota cerdas dengan pembangunan infratruktur yang inklusif, transportasi, dan energi berkelanjutan.
“Kita didaulat sebagai pembicara terkait smart city itu dalam konferensi SMF di Makassar, Sulawesi Selatan yang dihadri sejumlah wali kota,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah seperti dilansir Antara, Rabu (9/9).
Menurutnya, AMF melihat Kota Tangerang dapat membangun smart city dengan melibatkan peran serta masyarakat di dalamnya, salah satunya keterlibatan komunitas dalam setiap kegiatan pembangunan .
“Konsep smart city yang Kota Tangerang terapkan menitikberatkan pada keterlibatan masyarakat didalamnya, tidak melulu berhubungan dengan pengembangan teknologi informasi, meskipun menjadi salah satu fokus yang dikembangkan,” katanya.
Misalnya, kata dia, terkait kebersihan, ada banyak komunitas yang terlibat didalamnya. Semakin hari semakin banyak yang ingin berbuat untuk Kota Tangerang.”Rasanya Tangerang tidak kekurangan orang-orang cerdas yang tergabung dalam komunitas yang ingin berbuat untuk kota ini. Dukungan mereka jugalah yang buat kota ini semakin lebih baik,” ujarnya.
Untuk itulah, dengan pengalaman yang dimilikinya, wali kota berharap kehadiran dirinya sebagai salah satu narasumber dapat memberikan influence dan juga referensi bagi kota dan kabupaten lain yang ada di ASEAN yang juga ingin menerapkan konsep smart city.
Arief R Wismansyah juga menuturkan apresiasi terhadap pagelaran AMF kali ini. Apalagi tujuan konferensi kali ini, agar kedepan kota dapat memberikan masukan yang berperngaruh terhadap regulasi internasional, sehingga kebijakan kota dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan dunia.
“Saya bersyukur dapat menjadi bagian dari acara ini, saat kedepan dunia dikelola oleh kota, kita semua ingin membangun kota masing - masing agar semakin dipandang oleh dunia luar, jadi kenapa kita tidak mulai dari kota kita sendiri,” katanya.
Wali Kota Tangerang menjadi narasumber bersama Wali Kota Seberang Perai Malaysia dan Walikota Mumbai India. Ketiganya akan membahas topik kota cerdas dengan pembangunan infratruktur yang inklusif, transportasi, dan energi berkelanjutan.




0 Komentar