MediaTangerang.com, - Sebuah Gerakan di media sosial dengan tagar #MaskerUntukIndonesia muncul sebagai gerakan nyata melawan asap. Gerakan ini adalah bentuk kepedulian terhadap warga Riau, Jambi, Pekanbaru dan beberapa wilayah lainnya yang hingga saat ini masih harus mengalami kepungan asap akibat kebakaran hutan yang terjadi beberapa bulan silam.

Gerakan yang muncul melalui sosial media ini diusung oleh salah satu pengguna akun twitter (@af1_) Afwan Riyadi. Dalam pantauan, kondisi asap di Riau semakin tidak membaik.

Pada Rabu kemarin, 7 Oktober 2015, jarak pandang berkisar antara 100 meter hingga 700 meter.

Dinas Kesehatan Riau, mendata sejak 29 Juni hingga 5 Oktober 2015 tercatat ada 52.536 orang jatuh sakit karena asap. Data itu terkumpul dari seluruh kabupaten di Riau. Penyakit yang dialami warga sebagian besar terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Pneumonia, Asma, Mata, Kulit. Dan dari 52.536 tersebut, terserang ISPA sebanyak 47.836 jiwa, Pneumonia 847, Asma, 2.213, mata 2.880, kulit 3.760.

Dengan semakin banyaknya korban akibat asap ini lah, gerakan #MaskerUntukIndonesia terbentuk. Netizen (pelaku media online) yang ingin mendukung gerakan ini bisa melakukan dengan selfie donasi kemudian diunggah di sosial media dengan hastag #MaskerUntukIndonesia. Adapun donasi yang ingin disalurkan melalui rekening Bank Mandiri 133-00-1307710-2 atas nama Yayasan Muhajirin Insan Mandiri. Donasi yang terkumpul akan dibelikan Masker N95 dan dikirim langsung.

“Alhamdulillah dalam kurun waktu 4 hari pengumpulan donasi sudah sebesar 11 juta,” ujar Afwan saat diberlangsungkannya penyerahan donasi, Kamis (8/10).

Afwan juga menambahkan gerakan ini akan terus berlangsung . Bagi netizen yang ingin mendukung dan mengirimkan donasinya masih dibuka. Donasi tidak hanya berbentuk sumbangan dana tapi juga menerima dalam bentuk masker N95 langsung. Keterangan lebih lanjutnya bisa cek linimasa akun twitternya langsung @af1_. (Abu ghozy)