![]() |
| Ilustrasi |
MediaTangerang.com, - Pemprov Banten melalui Dinas Pendidikan Provinsi Banten memberikan dukungan kepada mahasiswa S1 hingga S3 yang sedang menjalankan studinya.
“Bentuk dukungan yang kami berikan di antaranya memberikan apresiasi dalam bentuk hadiah untuk mahasiswa S1 hingga S3 yang berprestasi. Salah satunya yaitu, penyaluran beasiswa untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Banten,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi, seperti dikutip Tangselpos.co.id, Selasa (20/10/2015).
Menurutnya, bantuan beasiswa tersebut bertujuan untuk memacu prestasi para mahasiswa agar lebih baik lagi. Selain itu, bantuan beasiswa tersebut juga untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.
“Untuk penyaluran dana bantuan beasiswa ini, Dindik Banten menggunakan anggaran di APBD tahun 2015,” imbuhnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Banten Rukman Teddy mengaku, program ini salah satu bentuk kepedulian Pemprov Banten dalam hal ini Dindik Banten dalam dunia pendidikan.
“Dindik Banten tentunya mendukung mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang akademik dan non akademik. Salah satu bentuk dukungannya, yaitu memberikan hadiah atau beasiswa,” katanya.
Dia menjelaskan, program pemberian beasiswa ini merupakan program rutin tahunan, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (mahasiswa) di Banten.
“Karena yang berhak mendapatkan hadiah ini merupakan mahasiswa yang memiliki prestasi, diharapkan dengan adanya program ini mahasiswa asal Banten,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Tinggi di Dindik Banten Isnen menjelaskan, beasiswa yang diberikan untuk tingkat pendidikan S1 sebanyak 66 mahasiswa sebesar Rp 7,5 juta, tingkat pendidikan S2 sebanyak 50 mahasiswa sebesar Rp10 juta, dan tingkat pendidikan S3 sebanyak 30 mahasiswa sebesar Rp 15 juta.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi adalah, surat permohonan hadiah bagi mahasiswa berprestasi dari pemohon, ditujukan ke Gubernur Banten melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten; fotocopy transkrip nilai yang dilegalisir sebanyak 1 lembar; prestasi akademik untuk ilmu-ilmu Eksakta minimal 3,0 sedangkan untuk ilmu-ilmu Sosial IPK minimal 3,25.
Selain itu, lanjut Isnen, Jika memiliki prestasi non akademik, maka IP minimal 2,75, daftar riwayat hidup; surat rekomendasi (asli) dari pimpinan perguruan tinggi yang menerangkan bahwa pemohon layak mendapatkan bantuan hadiah sebagai mahasiswa berprestasi; surat keterangan aktif dari kampus, surat pernyataan dari pemohon yang menyatakan belum pernah mendapatkan bantuan pendidikan dari pihak manapun (bermaterai Rp. 6000,-).
“Bantuan hadiah bagi mahasiswa berprestasi diperuntukan bagi mahasiswa asal Banten, dibuktikan dengan Fotocopy KTP yang berdomisili di Provinsi Banten 1 lembar. Fotocopy kartu tanda mahasiswa 1 lembar; foto berwarna 3×4 sebanyak 2 buah; fotocopy buku tabungan rekening Bank Jabar Banten atas nama pemohon beasiswa (Legalisir), khusus bagi mahasiswa S2 dan S3 dilampirkan proposal thesis atau disertasi yang sudah disetujui dosen pembimbing,” imbuhnya.
Sementara untuk S1 map Buffalo warna biru, S2 map Buffalo warna merah dan S3 map Buffalo warna kuning, dan berkas permohonan disampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Banten cq. Seksi Pendidikan Tinggi.
“Paling lambat kami terima 23 Oktober 2015. Sejauh ini, jumlah permohonan yang sudah masuk dalam program beasiswa S1 ada 70 pmohon, S2 sebanyak 55 pemohon dan S3 baru 15 pemohon,” sambungnya.
“Bentuk dukungan yang kami berikan di antaranya memberikan apresiasi dalam bentuk hadiah untuk mahasiswa S1 hingga S3 yang berprestasi. Salah satunya yaitu, penyaluran beasiswa untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Banten,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi, seperti dikutip Tangselpos.co.id, Selasa (20/10/2015).
Menurutnya, bantuan beasiswa tersebut bertujuan untuk memacu prestasi para mahasiswa agar lebih baik lagi. Selain itu, bantuan beasiswa tersebut juga untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.
“Untuk penyaluran dana bantuan beasiswa ini, Dindik Banten menggunakan anggaran di APBD tahun 2015,” imbuhnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Banten Rukman Teddy mengaku, program ini salah satu bentuk kepedulian Pemprov Banten dalam hal ini Dindik Banten dalam dunia pendidikan.
“Dindik Banten tentunya mendukung mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang akademik dan non akademik. Salah satu bentuk dukungannya, yaitu memberikan hadiah atau beasiswa,” katanya.
Dia menjelaskan, program pemberian beasiswa ini merupakan program rutin tahunan, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (mahasiswa) di Banten.
“Karena yang berhak mendapatkan hadiah ini merupakan mahasiswa yang memiliki prestasi, diharapkan dengan adanya program ini mahasiswa asal Banten,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Tinggi di Dindik Banten Isnen menjelaskan, beasiswa yang diberikan untuk tingkat pendidikan S1 sebanyak 66 mahasiswa sebesar Rp 7,5 juta, tingkat pendidikan S2 sebanyak 50 mahasiswa sebesar Rp10 juta, dan tingkat pendidikan S3 sebanyak 30 mahasiswa sebesar Rp 15 juta.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi adalah, surat permohonan hadiah bagi mahasiswa berprestasi dari pemohon, ditujukan ke Gubernur Banten melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten; fotocopy transkrip nilai yang dilegalisir sebanyak 1 lembar; prestasi akademik untuk ilmu-ilmu Eksakta minimal 3,0 sedangkan untuk ilmu-ilmu Sosial IPK minimal 3,25.
Selain itu, lanjut Isnen, Jika memiliki prestasi non akademik, maka IP minimal 2,75, daftar riwayat hidup; surat rekomendasi (asli) dari pimpinan perguruan tinggi yang menerangkan bahwa pemohon layak mendapatkan bantuan hadiah sebagai mahasiswa berprestasi; surat keterangan aktif dari kampus, surat pernyataan dari pemohon yang menyatakan belum pernah mendapatkan bantuan pendidikan dari pihak manapun (bermaterai Rp. 6000,-).
“Bantuan hadiah bagi mahasiswa berprestasi diperuntukan bagi mahasiswa asal Banten, dibuktikan dengan Fotocopy KTP yang berdomisili di Provinsi Banten 1 lembar. Fotocopy kartu tanda mahasiswa 1 lembar; foto berwarna 3×4 sebanyak 2 buah; fotocopy buku tabungan rekening Bank Jabar Banten atas nama pemohon beasiswa (Legalisir), khusus bagi mahasiswa S2 dan S3 dilampirkan proposal thesis atau disertasi yang sudah disetujui dosen pembimbing,” imbuhnya.
Sementara untuk S1 map Buffalo warna biru, S2 map Buffalo warna merah dan S3 map Buffalo warna kuning, dan berkas permohonan disampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Banten cq. Seksi Pendidikan Tinggi.
“Paling lambat kami terima 23 Oktober 2015. Sejauh ini, jumlah permohonan yang sudah masuk dalam program beasiswa S1 ada 70 pmohon, S2 sebanyak 55 pemohon dan S3 baru 15 pemohon,” sambungnya.




0 Komentar