Masjid Al-Azhom Kota Tangerang
MediaTangerang.com, - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menggiatkan kegiatan yang bernuansa Islami seperti Festival Al-Azhom beberapa waktu lalu. Kepala Disporparekraf Kota Tangerang, Rina Hernanigsih mengatakan, dari hasil evaluasi Festival Al-A'zhom setiap tahun menunjukkan adanya peningkatan.

Hal ini ditunjukkan diantaranya melalui perputaran transaksi dalam sehari yang bisa mencapai 1-5 juta untuk satu stand. "Selain itu juga dari kunjungan masyarakat setiap harinya yang terlihat memadati setiap area festival," ujarnya.

Rina seperti dilansir Republika.co.id menuturkan ketertarikan masyarakat untuk datang kesebuah acara tentunya tak lepas dari kualitas serta pengemasan acara yang ditawarkan. Maka dari itu, pihaknya akan terus berupaya mengemas acara agar semakin menarik, variatif serta mampu mengakomodir keinginan masyarakat.

Sehingga Festival bernuansa islami menjadi pilihan utama bagi masyarakat tak sekedar untuk menikmati suguhan hiburan tetapi juga edukasi. "Kegiatan bernuansa islami juga sebagai wadah pengembangan potensi ekomoni lokal seperti melalui produk-produk UKM yang ditampilkan," katanya.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, kegiatan bernuansa islam sebagai upaya melestarikan nilai-nilai budaya Islam juga ingin memberikan ruang bagi masyarakat Kota Tangerang menampilkan segala kreativitas, inovasi melalui karya, bakat hingga produk-produk dari Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Selain sarana silaturahmi, pengembangan bakat dan minat terhadap budaya Islam di Kota Tangerang, ajang ini juga sebagai wujud nyata dari masyarakat Kota Tangerang yang berakhlakul karimah," katanya.

Wakil Wali Kota menuturkan festival bernuansa islami yang menampilkan nilai-nilai islam dalam pelaksanaannya tentunya sejalan dengan motto Kota Tangerang yaitu Akhlakul Karimah. Motto tersebut dimaknai lebih tak sekedar slogan tetapi dapat terimplementasikan secara nyata di masyarakat Kota Tangerang.

Oleh karena itu, Wakil Walikota mengatakan kedepan wisata keagamaan ini akan terus ditingkatkan dengan mengemasnya lebih baik lagi agar semakin menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Upaya Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selaku penyelenggara serta Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) harus didukung pula dengan partisipasi masyarakat.

Sehingga gelaran tahunan ini menjadi salah satu agenda wisata yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat Kota Tangerang maupun luar Kota Tangerang. "Dukungan, ide dan gagasan masyarakat akan turut menjadikan festival ini semakin dikenal oleh masyarakat luas dan lebih baik lagi khususnya dalam pengembangan syiar Islam dan peningkatan gairah ekonomi masyarakat Kota Tangerang," katanya.