![]() |
| Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi |
MediaTangerang.com, KABUPATEN TANGERANG - Pasca bepergian dari negara yang terjangkit Virus Corona, 30 warga Kabupaten Tangerang masuk dalam pemantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.
Dari 30 orang yang masuk dalam daftar pemantauan, dua diantaranya hingga kini masih dirawat di rumah Rumah Sakit Siloam, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dan Rumah Sakit Persahabatan, Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Hendra Tarmizi mengatakan dari data yang dimiliki Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang ada 30 warga yang saat ini dalam pemantauan karena sempat bepergian ke negara terjangkit virus corona.
“Ada 30 orang yang dalam pemantauan Dinkes. Tapi hanya dua orang yang dirawat, sisanya diperbolehkan pulang kerumah masing-masing,” kata Hendra Tarmizi kepada wartawan melalui telepon, Rabu (11/3/20202).
Hendra menegaskan, dua warga Kabupaten Tangerang yang dirawat di rumah sakit Siloam dan Persahabatan tersebut bukan karena positif terkena Virus Corona, melainkan karena mengalami sesak nafas dan membutuhkan tenaga dan alat-alat medis sperti oksigen.
“Saya tegaskan, hingga saat ini belum ada yang positif terjangkit virus corona di Kabupaten Tangerang. Dua warga yang dirawat itu karena mereka sesak nafas jadi butuh oksigen,” ujarnya.
Hendra menjelaskan, untuk sampai pada tahap positif atau negatif Virus Corona itu membutuhkan waktu dan tahapan yang cukup panjang melalui serangkaian pemeriksaan medis.
“Saya tidak tahu siapa yang mengatakan positif. Tapi untuk mendapatkan hasil positif tersebut butuh serabgkian pemeriksaan medis,” jelasnya.
Hendra mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tangerang agar tidak mudah menerima informasi yang belum jelas kebenarannya atau biasa disebut hoaks mengenai penyebaran Virua Corona.
“Masyarakat tidak usah panik. Yang penting tetap menjaga pola hidup sehat dan jangan mudah percaya dengan hoaks mengenai penyebaran Corona ini,” pungkasnya.




0 Komentar