Pencairan APBD Banten Disorot

MediaTangerang.com, - Pemerintah pusat melalui Kemendagri, menyoroti kinerja pencairan APBD Banten. Dari 10 Provinsi, Banten berada diurutan ke-enam, dibawah Riau, Papua, Aceh, Kaltara dan DKI Jakrata.Sementara empat provinsi yang juga menjadi sorotan Kemendagri diperingkat 7 sampai 10 atau dibawah Banten adalah, Bali, Kaltim, Jabar dan Bengkulu.

Data yang diterima, kinerja pencairan 10 provinsi terendah ini tidak berbading lurus dengan daerah dengan APBD terbesar. Pada urutan 10 provinsi dengan APBD terbesar itu, Banten masuk urutan ke sembilan, dibawah, Kaltim, Riau, Papua, Aceh, Jateng, Jatim, Jabar dan DKI Jakarta, sedangkan urutan kesepuluh Sumatra Utara.

Direktur Dana Perimbangan Ditjen Bina Keuda pada Kemendagri, Alfi us, Senin (13/7) mengatakan, meski masuk 10 besar dengan APBD terbesar, namun Banten tercatat kinerja pencairanya terendah. ”Dari Pagu Rp 8,95 triliun realisasinya baru mencapai Rp 0,61 triliun atau 6,80 persen,” katanya.

Meski demikian, secara umum lanjut Alfi us, postur APBD Banten tahun 2015 sudah telihat sangat baik dan untuk proporsi belanja modal terhadap total belanja tahun 2015 diatas rata – rata nasional sebesar 23,46 persen. ”Data dikami Banten sebesar 26,04 persen. Diatas Kaltim 34,44 persen, dan dibawah Bali 14,41 persen,” ujarnya.

Kabag Pengendalian Program pada Biro Ekbang Banten, Aridus mengatakan, capaian kinerja triwulan II atas APBD Banten tahun 2015 telah mencapai 23,35 persen atas Rp2,357 triliun dari pagu belanja daerah Rp8,947 triliun.

”Kalau dilihat dari perbandingan dengan tahun 2014 lalu, realisasi keuangan lebih baik dari tahun sebelumnya, yang hanya Rp1,648 triliun atau 22,43 persen dari pagu belanja Rp7,349 triliun,” kata Ardius.

Sumber: Indopos

Posting Komentar

0 Komentar