MediaTangerang.com, - Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsyad Hidayat mengatakan, pemerintah berencana meminta ganti rugi semacam bantuan kepada korban dalam peristiwa terjungkalnya mobil crane.
"Untuk Pemerintah Arab Saudi, sampai saat ini pemerintah
berencana meminta ganti rugi semacam bantuan kepada korban yang terkena
dampak," ujar Arsyad, Ahad (13/9) sebagaimana dilansir republika.co.id.
Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, jamaah yang menjadi korban mobile crane terjungkal di Masjidil Haram, Makkah, akan menerima asuransi. "Sebagaimana ketentuan asuransi yang ada pada jamaah kita," ujar dia.
Sebanyak 49 jamaah haji asal Indonesia menjadi korban terjungkalnya mobile crane di Masjidil Haram, Makkah, pada Jumat (13/9). Tujuh jamaah meninggal dunia dan 42 orang lainnya mengalami luka. Hingga Ahad sore, 23 jamaah yang luka masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat (HA).




0 Komentar