Seorang Muslim Dikeroyok Puluhan Warga Hindu India Hingga Tewas

(foto: theguardian)
MediaTangerang.com, - Kepolisian Desa Bisara menangkap 8 orang dan mencari dua buronan yang diduga terlibat pembunuhan Mohammad Akhlaq, seorang warga Muslim.

The Guardian seperti dikutip Inilah.com melaporkan Rabu (30/9/2015), korban berusia 53 tahun dan putranya dianiaya 60 orang warga Hindu, karena dituduh makan daging sapi. Korban diseret ke luar rumah, dipukuli dan dilempari batu bata hingga tewas menjelang dibawa ke rumah sakit. Sedangkan putranya masih dalam kondisi kritis.

Peristiwa nahas yang terjadi Senin (28/9/2015) itu terpicu oleh pengumuman sebuah kuil Hindu di Desa Bisara. Isinya bahwa sebuah keluarga menyembelih sapi dan menyimpannya di rumah mereka. Padahal menurut Jan Mohammad Saifi, saudara korban, ''Kami tidak makan sapi. Kenapa kita jadi sasaran,'' ujarnya. Anak perempuan Akhlaq mengaku, yang disimpan di rumah mereka bukan sapi, melainkan daging domba.

Sejak Narendra Modi, seorang nasionalis Hindu menjadi pemimpin India, kaum Hindu seolah mendapat angin segar. Mereka menuntut agar India melarang penjualan daging sapi. Bisnis perdagangan daging sapi umumnya dikuasai kelompok minoritas Muslim di India. Sementara kaum Hindu menganggap sapi merupakan dewa yang harus dihormati.

Pembunuhan itu terjadi bersamaan menjelang Hari Raya Idul Adha. Ketegangan terasa memuncak di Desa Bisara, setelah kaum Hindu menuduh 1.500 warga Muslim di belakang pencurian sapi dan kerbau belakangan ini. Pihak keamanan masih berjaga-jaga di Desa Bisara, 45 kilometer dari Ibukota New Delhi.


Posting Komentar

0 Komentar