Welcome, Brother!

Oleh : Zico Alviandri

Warga menaruh bunga sebagai penghormatan kepada para korban serangan masjid di dekat Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, 16 Maret 2019. REUTERS


MediaTangerang.com, - Welcome, Brother! Apa yang bisa kubantu untuk menghapus phobia di hatimu kepada Islam?

Ada banyak opini busuk kepada agama yang memiliki makna damai itu. Oleh orang-orang yang disebut orientalis. Tuduhan yang dibumbui kebencian, membuat orang awam salah persepsi. Tulisan, karikatur, hingga video diproduksi untuk menghina Islam. Brother, apakah kau termasuk yang terhasut?

Ada dendam terwariskan dari abad pertengahan. Dipungut dari kitab sejarah yang penuh darah. Padahal peradaban telah berganti. Cahaya pengetahuan telah tersebar di bumi menyingkap kebodohan yang gelap. Brother, apakah kau termasuk yang mengidap amarah yang diturunkan moyang?

Ada kekhawatiran tentang populasi suatu ras. Di bumi yang bulat ini umat manusia bermigrasi kesana kemari. Berabad lalu ras kulit putih berjalan ke pelosok dunia. Mengisi Amerika, Australia; menjajah Asia, Afrika. Kini Eropa terisi ras dari berbagai benua. Kau cemburu akan itu, brother?

Welcome, Brother! Apa yang bisa kuperbuat untuk menghapus phobiamu kepada Islam?

Betapa banyak mualaf yang berubah hatinya karena membaca isi Al-Qur'an. Boleh ku minta kau sempatkan waktu mempelajari Islam dari sumbernya? Bukan dari hasutan mereka yang berlumur dengki. Kalau pun kau enggan memeluk Islam, setidaknya kau punya pandangan yang benar tentang kami.

Kini tatanan dunia telah beralih dari kehidupan feodal. Mau kah kau kuminta melepas dendam lama di zaman kegelapan dulu?

Dan bumi ini masih luas untuk kita tempati. Mau kah kau berbagi ruang? Para imigran itu tak merampas sekerat roti pun dari tanganmu. Tak merebut udara yang kau hirup. Tak mencuri air yang kau minum. Semua ada rezekinya sendiri. Mau kah kau berperasaan bahwa semua manusia bersaudara?

Welcome, Brother. Dalam kemanusiaan kita bersaudara. Aku berkenan membantu menghilangkan tanyamu semampuku.

* Mengenang Daoud Nabi, salah satu korban pembantaian Masjid Al-Noor New Zealand yang menyambut si biadab dengan ucapan "Hello Brother"/"Welcoma Brother" di depan masjid

Posting Komentar

0 Komentar