![]() |
| Ibnu Ibrahim, pelajar yang berhasil lumpuhkan jambret |
MediaTangerang.com, - Ibnu Ibrahim melawan saat dua orang pria mencoba mencuri kameranya di Jl Brawijaya Raya, Pulo, Kebayoran Baru, Jaksel. Bagaimana cerita pelajar tersebut saat berduel?
Ditemui di kediamannya di Ciledug, Tangerang, Minggu (6/9/2015), Ibnu dengan santai menceritakan pengalamannya tersebut. Pelajar yang bersekolah di SMK ini mengatakan saat itu ada dua orang yang sok akrab hendak meminjam kamera D-SLR Canon 1100D miliknya.
"Pura-pura sok kenal, mau minjem kamera, gelagatnya mabuk gitu," kata anak pertama dari lima bersaudara ini kepada detikcom.
"Saya bilang, nggak bisa kameranya lowbat, saya juga udah mau pulang. Tapi dia tetap maksa sampai narik kamera," sambungnya.
Setelah merebut kamera, si jambret meminta ponsel. Kali ini, dia menggunakan senjata besi sebagai ancaman. Ibnu yang tidak sendiri lalu memberi kode ke teman-temannya, dan si pencuri itu kabur.
"Dia kabur naik motor Scoopy, pas mau kabur saya tarik kerah sweaternya sampe jatuh, terus temannya berhenti, kita berantem," imbuhnya. Pelaku akhirnya diringkus polisi dan kini masih ditahan.
Ibnu berani melawan karena modal nekat. Dia tak punya modal beladiri apa pun. "Posisinya kita cuma modal nekat, berani aja kita lawan," ceritanya.
Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Ary Purwanto sebelumnya menjelaskan, peristiwa terjadi pada Sabtu (5/9) dinihari. Saat ini, pelaku yang diketahui bernama Ahmad Prasetiadi (19) itu masih diamankan polisi untuk penyidikan lebih lanjut. Dari Ahmad ini, polisi menyita kamera merek Canon yang diambil dari korban dan sejumlah uang tunai.
Ditemui di kediamannya di Ciledug, Tangerang, Minggu (6/9/2015), Ibnu dengan santai menceritakan pengalamannya tersebut. Pelajar yang bersekolah di SMK ini mengatakan saat itu ada dua orang yang sok akrab hendak meminjam kamera D-SLR Canon 1100D miliknya.
"Pura-pura sok kenal, mau minjem kamera, gelagatnya mabuk gitu," kata anak pertama dari lima bersaudara ini kepada detikcom.
"Saya bilang, nggak bisa kameranya lowbat, saya juga udah mau pulang. Tapi dia tetap maksa sampai narik kamera," sambungnya.
Setelah merebut kamera, si jambret meminta ponsel. Kali ini, dia menggunakan senjata besi sebagai ancaman. Ibnu yang tidak sendiri lalu memberi kode ke teman-temannya, dan si pencuri itu kabur.
"Dia kabur naik motor Scoopy, pas mau kabur saya tarik kerah sweaternya sampe jatuh, terus temannya berhenti, kita berantem," imbuhnya. Pelaku akhirnya diringkus polisi dan kini masih ditahan.
Ibnu berani melawan karena modal nekat. Dia tak punya modal beladiri apa pun. "Posisinya kita cuma modal nekat, berani aja kita lawan," ceritanya.
Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Ary Purwanto sebelumnya menjelaskan, peristiwa terjadi pada Sabtu (5/9) dinihari. Saat ini, pelaku yang diketahui bernama Ahmad Prasetiadi (19) itu masih diamankan polisi untuk penyidikan lebih lanjut. Dari Ahmad ini, polisi menyita kamera merek Canon yang diambil dari korban dan sejumlah uang tunai.




0 Komentar