MediaTangerang.com, - Kapolsek Denpasar Barat, AKP Wisnu Wardhana mengatakan pihaknya masih mendalami motif yang melatarbelakangi bentrokan di Denpasar yang mengakibatkan 2 orang korban mengalami kondisi kritis.
"Saat ini kita masih mendalami kasus ini,"Ujar
Wisnu (18/9) sebagaimana dikutip dari laman okezone.com
Dua orang yang menjadi korban dalam bentrokan di Jalan
Pidada, Kota Denpasar, saat ini kritis karena mengalami luka-luka yang cukup
parah.
Korban pertama bernama Irwan Dompu (41) asal Dusun Kala
Barat RT 001, Dompu, Nusa Tenggara Barat. Dia mengalami luka pada punggung kiri
panjang 16 cm, lebar 3 cm, kedalaman 4 cm. Sebelumnya korban mendapat perawatan
di Rumah Sakit Wangaya, namun keadaanya kritis sehingga dirujuk ke Rumah Sakit
Sanglah.
Sementara korban kedua bernama Usman (33) alamat Jalan
Ponogoro, Gg V, No 28 Pesanggaran, Denpasar. Pria ini mengalami luka- luka pada
bagian tangan kiri bagian lengan, pergelangan dan di atas siku, punggung ada
tiga tusukan, selain itu juga tangan kanan pada bagian pergelangan, pada bagian
dada satu tusukan dan pada bagian pantat sisi kiri satu tebasan, paha kiri satu
tebasan.
Lebih lanjut Wisnu mengatakan kedua korban saat ini
sedang menjalani perawatan di RSUP Sanglah.
Kronologis kejadian, sekira pukul 19.00 Wita sekelompok
anak-anak dari Dompu kumpul di depan toko Planet Pulsa milik Yuhardi, Jalan
Pidada No. 30 Denpasar. Kemudian anak-anak yang kumpul di Tempat Kejadian
Perkara tersebut dibubarkan oleh petugas kepolisian dan mereka membubarkan diri
namun ada beberapa orang yang masih kumpul-kumpul di sana.
Sesaat setelah itu datang sekelompok orang yang diduga
anggota salah satu ormas dari arah utara dengan berlari sambil membawa pedang
dan sesampai di TKP mereka mengamuk membabi buta. Bentrokan membuat kedua
korban mengalami luka-luka. Setelah mengamuk sekelompok orang tersebut pergi
dengan mengendarai sepeda motor menuju arah Terminal Ubung
Berdasarkan keterangan saksi Yuhardi (41), anak-anak yang
sebagian besar dari Dompu datang ke TKP. Melihat hal itu saksi lantas melapor
ke istrinya yang bertugas di Polresta Denpasar.
Sebelumnya sekira pukul 07.00 Wita ada masalah pemukulan
terhadap penumpang Bus CWM oleh awu-awu, sampai berdarah dan kemungkinan
anak-anak Dompu yang membela penumpang tersebut, sempat bersitegang dengan
awu-awu yang lain.
Saat ini barang bukti diamankan oleh Polsek Denpasar
Barat berupa tiga Unit Sepeda motor Yamaha Jupiter MX DK 2624 IB, Suzuki FU DK
6774 DH dan Yamaha Seoul DK 7061 IL, serta satu senjata tajam.(HA)




0 Komentar