TangerangMedia - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika memastikan pembangunan Terminal Tipe A Kabupaten Tangerang direalisasikan 2015 ini. Terminal yang bakal jadi yang terbesar di Kabupaten Tangerang ini direncanakan bakal terkoneksi dengan stasiun kereta api yang ada di Kabupaten Tangerang.
Seperti yang diberitakan Indopos, kepala Dishubkominfo Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan, 2015 ini pembebasan lahan bakal dilakukan guna merealisasikan Terminal Tipe A tersebut.
Sejauh ini Soma mengakui bahwa kemacetan di kawasan Kabupaten Tangerang, terutama di sepanjang Jalan Raya Serang, kawasan Balaraja, kawasan Cikupa dan Bitung dikarenakan banyak angkutan umum yang memilih mangkal di bibir jalan. Alasan utama para sopir memilih mangkal di bibir jalan lebih karena ketiadaan terminal yang menampung kendaraan umum yang beroperasi.
“Pembangunan Terminal Tipe A bakal jadi salah satu solusi meminimalisir kemacetan yang diakibatkan angkutan umum mangkal di bibir jalan di sepanjang Jalan Raya Serang yang masuk wilayah Kabupaten Tangerang,”ujarnya.
Masih menurut Soma, terminal ini bakal didesain terkoneksi dengan seluruh stasiun kereta api yang ada di Kabupaten Tangerang.
Dengan begitu, warga dapat juga memanfaatkan moda transportasi kereta api yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Mengenai moda transportasi yang akan dibuat agar terminal ini terkoneksi dengan stasiun kereta api di wilayah Kabupaten Tangerang, Soma menjelaskan saat ini sedang dalam pembahasan lebih lanjut.
Masih menurut Soma pembangunan terminal itu sendiri nantinya bakal direalisasikan di kawasan Kawidaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Luas lahan yang bakal dibebaskan tahun 2015 ini sekitar 6 hektar.
Anggarannya berasal dari APBD Kabupaten Tangerang yang nilainya mencapai Rp50 miliar. Dipilihnya kawasan Kawidaran terangnya, karena berdekatan dengan beberapa terminal bayangan yang digunakan kendaraan umum. Seperti kawasan Cikupa dan Balaraja. Termasuk juga kawasan Kawidaran, berdekatan dengan Pintu Tol Tangerang – Merak.
“Jadi tahun 2015 ini tahapan pembebasan lahan bakal dimulai,” ujarnya.
Mengenai fasilitas yang bakal ada, Soma menjelaskan bakal ada parkir kendaraan pribadi baik roda dua dan roda empat yang cukup luas.
Begitu juga dengan pusat perbelanjaan dan ATM center. Nantinya, setiap jenis angkutan umum bakal dipisahkan sesuai dengan jenisnya. Dengan begitu, kendaraan umum di dalam terminal akan tertata rapih dalam menaikkan maupun menurunkan penumpang.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan, Detail Enginering Design (DED) terminal tersebut bakal selesai tahun ini. Selanjutnya, pembebasan lahan bakal dilakukan.
Mengenai kisaran pembayaran lahan yang dibebaskan, Zaki menjelaskan pihaknya bakal menggunakan peraturan yang berlaku. Zaki memastikan, bakal ada tahapan yang dilalui dalam pembebasan lahan. Dalam hal ini, sosialisasi ke warga.
“Pembebasan lahan bakal mengikuti aturan yang berlaku dan tidak merugikan warga," katanya. [indopos]
Seperti yang diberitakan Indopos, kepala Dishubkominfo Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan, 2015 ini pembebasan lahan bakal dilakukan guna merealisasikan Terminal Tipe A tersebut.
Sejauh ini Soma mengakui bahwa kemacetan di kawasan Kabupaten Tangerang, terutama di sepanjang Jalan Raya Serang, kawasan Balaraja, kawasan Cikupa dan Bitung dikarenakan banyak angkutan umum yang memilih mangkal di bibir jalan. Alasan utama para sopir memilih mangkal di bibir jalan lebih karena ketiadaan terminal yang menampung kendaraan umum yang beroperasi.
“Pembangunan Terminal Tipe A bakal jadi salah satu solusi meminimalisir kemacetan yang diakibatkan angkutan umum mangkal di bibir jalan di sepanjang Jalan Raya Serang yang masuk wilayah Kabupaten Tangerang,”ujarnya.
Masih menurut Soma, terminal ini bakal didesain terkoneksi dengan seluruh stasiun kereta api yang ada di Kabupaten Tangerang.
Dengan begitu, warga dapat juga memanfaatkan moda transportasi kereta api yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang. Mengenai moda transportasi yang akan dibuat agar terminal ini terkoneksi dengan stasiun kereta api di wilayah Kabupaten Tangerang, Soma menjelaskan saat ini sedang dalam pembahasan lebih lanjut.
Masih menurut Soma pembangunan terminal itu sendiri nantinya bakal direalisasikan di kawasan Kawidaran, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Luas lahan yang bakal dibebaskan tahun 2015 ini sekitar 6 hektar.
Anggarannya berasal dari APBD Kabupaten Tangerang yang nilainya mencapai Rp50 miliar. Dipilihnya kawasan Kawidaran terangnya, karena berdekatan dengan beberapa terminal bayangan yang digunakan kendaraan umum. Seperti kawasan Cikupa dan Balaraja. Termasuk juga kawasan Kawidaran, berdekatan dengan Pintu Tol Tangerang – Merak.
“Jadi tahun 2015 ini tahapan pembebasan lahan bakal dimulai,” ujarnya.
Mengenai fasilitas yang bakal ada, Soma menjelaskan bakal ada parkir kendaraan pribadi baik roda dua dan roda empat yang cukup luas.
Begitu juga dengan pusat perbelanjaan dan ATM center. Nantinya, setiap jenis angkutan umum bakal dipisahkan sesuai dengan jenisnya. Dengan begitu, kendaraan umum di dalam terminal akan tertata rapih dalam menaikkan maupun menurunkan penumpang.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menjelaskan, Detail Enginering Design (DED) terminal tersebut bakal selesai tahun ini. Selanjutnya, pembebasan lahan bakal dilakukan.
Mengenai kisaran pembayaran lahan yang dibebaskan, Zaki menjelaskan pihaknya bakal menggunakan peraturan yang berlaku. Zaki memastikan, bakal ada tahapan yang dilalui dalam pembebasan lahan. Dalam hal ini, sosialisasi ke warga.
“Pembebasan lahan bakal mengikuti aturan yang berlaku dan tidak merugikan warga," katanya. [indopos]




0 Komentar