![]() |
| Musdah Mulia, Politikus PDIP dan Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) |
MediaTangerang.com, - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Musdah Mulia kembali membuat pernyataan yang kontroversial. Pasalnya, Musdah meminta agar pemerintah membatasi pendidikan islam dan sekolah islam dikurangi.
Musdah yang juga merupakan aktivis dari jaringan islam liberal (JIL) ini mengatakan bahwa pengaruh pertumbuhan terorirme bisa diatasi dengan mengurangi pelajaran agama dan sekolah agama di Indonesia.
“Pendidikan islam dan sekolah islam ini dikhawatirkan akan menghasilkan kembali tokoh-tokoh jihad seperti Nurdin M. Top,” ujarnya sebagaimana dilansir dari sebuah MajalahBerita.com, Rabu (5/8/2015).
Tak hanya itu, Musdah juga menyarankan kepada pemerintah agar pemerintah mengawasi pertumbuhan sekolah islam seperti sekolah Muhammadiyah atau sekolah berbasis pesantren.
“Seharusnya jumlah sekolah islam seperti sekolah-sekolah berbasis kristen yang masih sangat jarang. Hal ini sangat penting untuk generasi Indonesia agar terorisme tak berkembang lagi,” tuturnya.
Musdah yang juga merupakan aktivis dari jaringan islam liberal (JIL) ini mengatakan bahwa pengaruh pertumbuhan terorirme bisa diatasi dengan mengurangi pelajaran agama dan sekolah agama di Indonesia.
“Pendidikan islam dan sekolah islam ini dikhawatirkan akan menghasilkan kembali tokoh-tokoh jihad seperti Nurdin M. Top,” ujarnya sebagaimana dilansir dari sebuah MajalahBerita.com, Rabu (5/8/2015).
Tak hanya itu, Musdah juga menyarankan kepada pemerintah agar pemerintah mengawasi pertumbuhan sekolah islam seperti sekolah Muhammadiyah atau sekolah berbasis pesantren.
“Seharusnya jumlah sekolah islam seperti sekolah-sekolah berbasis kristen yang masih sangat jarang. Hal ini sangat penting untuk generasi Indonesia agar terorisme tak berkembang lagi,” tuturnya.




0 Komentar