![]() |
| Foto: Al Jazeera |
MediaTangerang.com, - Warga Muslim Palestina kembali bentrok dengan Polisi Israel di Masjid al- Aqsa di Yerusalem, Senin (14/9/2015). Sejumlah orang ditangkap, Tulis Al Jazeera, Selasa (15/9/2015).
"Saat polisi masuk komplek al-Aqsa, para pemuda bermasker merangsek masuk dan melempari polisi Israel dengan batu," menurut pernyataan polisi Israel.
Polisi menjelaskan para pemuda Muslim Palestina memanjat bukit di komplek al-Aqsa dan polisi tak ingin mereka menganggu orang Yahudi atau wisatawan yang pagi itu berkunjung ke komplek masjid suci ini. Tiga orang Palestina ditangkap.
Personel keamanan Israel pada Minggu menggunakan gas air mata dan granat yang dikutuk oleh Presiden Palesyina Mahmoud Abbas karena mereka masuk Masjid al-Aqsa untuk menangkap pemuda Palestina yang melempar batu.
Abbas mengutuk keras serangan polisi dan tentara pendudukan Israel di Al-Aqsa yang dianggap nenentang keyakinan umat Islam yang sedang bersalat di sana.
Bagi umat non-Muslim diperbolehkan mengunjungi Al-Aqsa, tapi orang Yahudi diwajibkan mengenakan simbol Israel karena takut memicu ketegangan dengan umat Islam yang sedang berdoa atau salat.
Israel menyerobot Yerusalem Timur, yang merupakan lokasi Masjid al-Aaqsa, pketika perang enam hari pada 1967. Dan belakangan Israel malahmenduduki Yerusalem Timur tetapi tak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
"Saat polisi masuk komplek al-Aqsa, para pemuda bermasker merangsek masuk dan melempari polisi Israel dengan batu," menurut pernyataan polisi Israel.
Polisi menjelaskan para pemuda Muslim Palestina memanjat bukit di komplek al-Aqsa dan polisi tak ingin mereka menganggu orang Yahudi atau wisatawan yang pagi itu berkunjung ke komplek masjid suci ini. Tiga orang Palestina ditangkap.
Personel keamanan Israel pada Minggu menggunakan gas air mata dan granat yang dikutuk oleh Presiden Palesyina Mahmoud Abbas karena mereka masuk Masjid al-Aqsa untuk menangkap pemuda Palestina yang melempar batu.
Abbas mengutuk keras serangan polisi dan tentara pendudukan Israel di Al-Aqsa yang dianggap nenentang keyakinan umat Islam yang sedang bersalat di sana.
Bagi umat non-Muslim diperbolehkan mengunjungi Al-Aqsa, tapi orang Yahudi diwajibkan mengenakan simbol Israel karena takut memicu ketegangan dengan umat Islam yang sedang berdoa atau salat.
Israel menyerobot Yerusalem Timur, yang merupakan lokasi Masjid al-Aaqsa, pketika perang enam hari pada 1967. Dan belakangan Israel malahmenduduki Yerusalem Timur tetapi tak pernah diakui oleh masyarakat internasional.




0 Komentar